09/05/14

Merek Ternama Ternyata Made In Indonesia

made in indonesia
made indonesia



Kita mungkin masih meragukan kualitas dari produksi bangsa kita, lebih bangga dengan produk luar. Namun di zaman globalisasi saat ini, tidak ada jaminan suatu barang atau produk itu dihasilkan dari negara asal produk tersebut. Karena bisa saja pabrk pembuatannya di negeri lainnya. Bila kita jeli sebenarnya bisa kita lihat di kotak, atau disuatu bagian produk tersebut asal pabrik produk atau barang tersebut. Sebagian orang masih berpola pikir kualitas dalam negeri kurang dibandingkan dengan dalam negeri. Kalau memang kualitas produk bangsa kita serendah itu bagaimana mungkin merek-merek luar mempercayakan barangnya untuk dibuat di dan oleh Bangsa Indonesia?.
Mark and Spencer, Mango, Zara, Sears, Wal-Mart, GUESS, Quicksilver, Gymboree, Charles Vogele, Okaidi adalah jajaran merek-merek alias brand pakaian terkenal dan mendunia. Kualitas pakaian yang terjamin ditambah merek yang terkenal menjadikan merek pakaian tersebut memiliki harga yang mahal. Semua merek pakaian terkenal tersebut adalah merek luar yang tidak dimiliki oleh bangsa Indonesia. Tapi tahukah anda bahwasanya sebagian produk pakaian dari merek-merek pakaian tersebut ternyata dibuat di Indonesia negara tercinta ini.
Bagi yang memakai produk pakaian tersebut selama ini mungkin bangga dengan merek yang luar negeri namun bisa saja pakaian tersebut adalah salah satu produk Bangsa Indonesia. PT. Sri Rejeki Isman (Sritex) pabrik tekstil yang berlokasi di Desa Jetis, Sukoharjo, Jawa Tengah adalah perusahaan kebanggaan Indonesia yang memproduksi sebagian dari produk-produk terkenal di atas. Perusahaan ini sudah terkenal dengan kualitas produksi yang dimilikinya. Perusahaan ini juga adalah produsen pakain tentara untuk banyak negara termasuk untuk NATO.
Selain produk tersebut masih ada merek sepatu yang sangat ternama yang sudah sejak lama produksinya di Indonesia. Nike dan Adidas adalah merek sepatu olah raga yang sudah mendunia yang mempercayakan produksinya di Indonesia dan itu sudah sejak lama. Tak ketinggal juga merek Dolce & Gabana, Geox yang juga mempercayakan produksi sepatunya di Indonesia. Mizuno dan New Balance yang anda miliki juga bisa saja adalah produksi PT Panarub Dwikarya yang berlokasi  di Indonesia. Jadi apa lagi yang yang membuat kita meragukan produksi bangsa kita tercinta ini, kalo bukan kita siapa lagi yang mampu membanggakan produksi bangsa ini apakah kita Cuma bangga dengan produk asing yang belum tentu 100% bukan buatan Indonesia?

07/05/14

Presiden SBY Jangan Terjebak pada Diplomasi PM Abbott

Presiden SBY Jangan Terjebak pada Diplomasi PM Abbott
Guru Besar Internasional FHUI Hikmahanto Juwana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perdana Menteri Australia Tony Abbott kemarin diberitakan menelpon Presiden SBY selama 9 menit untuk menyampaikan penyesalannya tidak dapat memenuhi undangan hadir di Bali untuk Konferensi Open Government Partnership.
Guru Besar Hukum Internasional FHUI, Hikmahanto Juwana mengungkapkan Presiden SBY harus menyikapi telepon PM Abbott ini secara hati-hati agar tidak merugikan kepentingan nasonal Indonesia.
"Ini mengingat pada waktu hampir bersamaan terdapat insiden dimana Australia mendorong kapal pencari suaka ke wilayah teritorial Indonesia. Bahkan menaikkan tiga orang lain lagi (yang sebelumnya ditahan) ke dalam kapal tersebut. Hal terakhir ini merupakan modus yang sebelumnya belum pernah dilakukan oleh otoritas Australia," jelas Hikmahanto dalam keterangannya kepada Tribunnews.com, Rabu (7/5/2014).
Pada pemberitaan media Australia diindikasikan ketidakhadiran PM Abbott yang sebelumnya telah dikonfirmasi bertalian tentang insiden ini.
Indonesia sebagaimana disuarakan oleh Menlu Marty Natalegawa telah mengkritik secara keras terkait kebijakan PM Tony Abbott untuk menghalau para pencari suaka ke wilayah teritorial Indonesia.
"Oleh karenanya Indonesia tidak perlu terburu-buru atau merasa bersalah dengan belum normalnya hubungan Indonesia-Australia sebelum PM Tony Abbott mencabut kebijakan unilateral menghalau kapal pencari suaka yang merugikan Indonesia," ujarnya.
Presiden tidak perlu merasa harus menanggung beban untuk memperbaiki hubungan Indonesia-Australia karena akan mengakhiri masa jabatannya di bulan Oktober.
Pemulihan hubungan akan sangat bergantung pada kebijakan PM Tony Abbott atas masalah penyadapan dan masalah pencari suaka.
"Presiden tidak boleh terjebak atas kelicikan Australia karena 'keramahan' PM Tony Abbott melakukan telepon pribadi," ungkap Hikmahanto.

04/05/14

Malaysia Terapkan Sistem Keamanan Baru di Bandara


Ini kontrol perbatasan paling canggih. Jangan ada lagi tragedi MH370. VIVAnews – Malaysia akan menerapkan sistem pemeriksaan baru di bandara bagi penumpang yang masuk ke negara itu, setelah tragedi menghilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370. Sistem itu dikenal dengan nama Advance Passenger Processing System (APPS). APPS merupakan sistem kontrol perbatasan paling canggih yang beroperasi saat ini. Sistem tersebut bakal diterapkan pertengahan Juni 2014 di bandara Malaysia. APPS diharapkan mampu mencegah masuknya penumpang asing yang masuk daftar hitam atau dicurigai sebagai teroris atau penjahat. Sistem ini melarang calon penumpang dengan catatan kriminal serius untuk memperoleh izin masuk ke suatu negara Untuk memasang sistem itu, Malaysia mendatangkan ahli dari Amerika Serikat dan Eropa. Lihat di tautan video ini. Bersama Malaysia, pada Juni mendatang ada 30 negara yang juga menerapkan peningkatan sistem keamanan bandara. Negara-negara itu antara lain Singapura, Australia, Selandia Baru, Kanada, dan Amerika Serikat. (art) © VIVA.co.id

28/04/14

Separatis Rusia Sandera 13 Pengamat Keamanan Eropa

TEMPO.CO, Slovyansk - Separatis bersenjata pendukung Rusia menyandera 13 pengamat dari Eropa, termasuk lima aparat militer Ukraina, di satu kota di wilayah timur Ukraina. Milisi menuding mereka sebagai pejabat Pakta Pertahanan Atlantik Utara dan mata-mata yang secara ilegal memasuki wilayah kekuasaan milisi itu tanpa izin.
Usaha membebaskan para pengamat ditolak oleh milisi. Sebaliknya, mereka mengajukan pertukaran sandera dengan persenjataan dan uang. Seorang pemimpin kelompok separatis bernama Vyacheslav Ponomaryov mengatakan para pengamat itu merupakan anggota tim Organization for Security and Cooperation in Europe (OSCE), yang beranggotakan Jerman, Polandia, Denmark, Republik Czeh, dan Swedia. (Baca: Jiwa Terancam, Jurnalis Rusia Adukan Ukraina ke PBB)
OSCE, ujar dia, mewakili negara-negara pemasok senjata dan uang bagi pemerintahan Ukraina di bawah kendali Kiev yang tidak mereka akui. "Kami mau menukar mereka untuk menentang junta fasis di Kiev," kata Vyacheslav kepada The Times, Sabtu, 26 April 2014. (Baca: Ukraina Menuduh Rusia Kobarkan Perang Dunia III)
Presiden Ukraina yang baru terpilih, Oleksandr Turchynov, di laman situs  parlemen negara itu, Sabtu, 26 April 2014, mengatakan 13 anggota tim OSCE, termasuk lima aparat militer Ukraina, yang diculik separatis itu tidak akan dilepaskan sebelum ada perintah langsung dari Kremlin, kantor pemerintahan Presiden Rusia Vladimir Putin. "Kremlin yang mengkoordinasi dan memberikan dukungan terbuka kepada teroris bersenjata yang menguasai gedung pemerintahan, menyandera, membunuh, dan menyiksa orang-orang," kata Oleksandr. (Baca: Rusia Tuduh Barat Ada di Balik Jatuhnya Presiden Ukraina)

Helikopter Jatuh, Lima Tentara Inggris Tewas

TEMPO.CO, Kabul - Lima tentara Inggris tewas ketika helikopter Lynx mereka jatuh di daerah pegunungan di wilayah Kandahar, Afganistan selatan, Sabtu 26 April 2014. Taliban mengklaim sebagai penyebab jatuhnya helikopter tersebut, tapi pejabat Departemen Pertahanan Inggris membantahnya dan mengatakan insiden itu mungkin disebabkan oleh kegagalan teknis.
Insiden ini membuat personel militer Inggris yang tewas di Afganistan bertambah menjadi 453 orang. Ini juga menjadi insiden tunggal terburuk yang melibatkan pasukan Inggris di negara itu sejak pesawat Nimrod meledak pada tahun 2006. "Dengan sangat sedih kami mengkonfirmasi bahwa lima personel Inggris tewas dalam insiden ini," kata Komandan Komando Bersama Helikopter Militer Inggris Mayor Jenderal Richard Felton.
Helikopter Lynx dianggap memiliki catatan keamanan yang sangat baik dan insiden itu adalah kecelakaan maut pertama yang melibatkan helikopter Inggris sejak perang dimulai 2001 lalu. "Sebuah penyelidikan atas penyebab kecelakaan itu sedang berlangsung dan ini bukan saat yang tepat untuk berspekulasi dan berkomentar," kata Felton.
Juru bicara Taliban yang berbasis di Afganistan selatan, Qari Yousuf Ahmadi, mengatakan dalam sebuah wawancara telepon bahwa milisi mereka telah menggunakan senjata "rahasia" baru yang memungkinkan mereka menargetkan helikopter tersebut. "Desa ini berada di daerah pegunungan. Helikopter itu mencoba bermanuver dan menjadi sasaran Taliban," kata dia.
Kematian terbaru ini menjadi pukulan menyedihkan ketika pasukan Inggris bersiap-siap meninggalkan Afganistan sebagai bagian dari transisi yang sedang berlangsung untuk menyerahkan tanggung jawab keamanan secara penuh kepada pasukan Afganistan.
Penarikan pasukan Inggris dilakukan bertahap. Kini hanya dua pangkalan Inggris yang beroperasi di provinsi Helmand selatan, sejak Maret 2014. Pada puncak keterlibatan Inggris, ada 137 pangkalan di provinsi ini. Penarikan penuh pasukan diperkirakan akan berlangsung akhir tahun ini.
Guardian | BBC | Abdul Manan

Mahasiswi cantik ini melenggang mulus ke DPRD Banyumas

MERDEKA.COM. Meski harus bersaing dengan calon incumben dan berpengaruh dalam memperebutkan kursi dalam pemilihan umum legislatif, Dyah Handayani Nastiti, caleg yang masih tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto ini berhasil melenggang mulus ke DPRD Banyumas. Bahkan, Dyah tercatat sebagai caleg pengumpul suara nomor tiga terbanyak se-Kabupaten Banyumas.

"Syukur Alhamdulillah bisa terpilih, karena sebenarnya dapil saya termasuk dapil neraka, karena banyak pentolan partai dan incumben yang maju lewat dapil ini," ujar Dyah saat disambangi usai tasyakuran di Gedung Sumarjito Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Sabtu (26/4).

Dyah sendiri adalah caleg termuda di DPRD Banyumas saat ini. Dyah masih menunggu penempatan komisi tempatnya bertugas. Meski begitu, Dyah sangat berharap bisa masuk ke komisi D yang mengurus tentang kesejahteraan sosial.

"Terus terang saya ingin masuk ke Komisi D yang sesuai dengan bidang saya, yakni kesehatan. Karena selama ini, saya melihat banyak yang harus dikerjakan untuk memberdayakan masyarakat baik dari kesehatan hingga sosial," ujar putri mantan Bupati Purbalingga, Triyono Budi Sasongko ini.

Dyah menangkap fenomena tersebut saat melakukan kampanye di berbagai daerah pelosok sekitar kaki Gunung Slamet. Menurutnya, persoalan reproduksi menjadi masalah utama dalam kehidupan masyarakat.

"Banyak yang nikah muda, tetapi tidak tahu akibatnya. Padahal sebenarnya, tubuh yang masih muda belum bisa menerima reproduksi. Akibatnya, kematian ibu dan anak pasca melahirkan masih sangat tinggi di masyarakat desa," ujar caleg dari PDIP ini.

Selain persoalan tersebut, Dyah mengaku akan berkolaborasi dengan beberapa pihak untuk menjalankan program pemberdayaan di desa agar lebih berkembang. Pemberdayaan tersebut, jelas Dyah, diawali dengan peningkatan kemampuan baca tulis.

"Selama ini saya melihat kemampuan baca tulis masih rendah di masyarakat desa, setidaknya harus ada langkah konkret untuk memberantas buta aksara lewat pemberdayaan yang ada," jelasnya yang akan membuat Paguyuban Putri Handayani (Piranti) untuk menampung aspirasi kaum perempuan.

Menurutnya dua fokus persoalan tersebut akan menjadi prioritas utama setelah diresmikan menjadi anggota DPRD 2014 sekitar bulan Agustus nanti. Saat ditanya tentang kelanjutan pendidikannya, Dyah mengaku akan mengambil cuti untuk sementara waktu.

"Bulan Juli nanti, saya sudah diwisuda, baru dapat sarjana kedokteran. Untuk co-ass, saya pending dulu untuk beberapa waktu, karena tugas yang saya emban ini adalah amanah yang tidak boleh disia-siakan," ujarnya.

Selama masa kampanye, Dyah mengakui banyak pengalaman yang didapat. Bahkan, pengalaman haru dan lucu juga dialami perempuan yang mengaku masih single ini.

"Saya terenyuh, ketika ada ibu-ibu yang datang dengan anaknya saat hujan deras hanya untuk bertemu dengan saya saat kampanye. Mereka sampai rela melakukannya hanya untuk itu," ucapnya mengenang masa kampanye.

Pun di lain waktu, banyak yang mengira dirinya adalah caleg lain yang mencalonkan diri dari partai berbeda. "Saya juga sempat dikira caleg dari partai lain. Sempet kaget juga sih, tetapi setelah saya jelaskan, baru paham, kalau saya bukan orang yang dimaksud," katanya.

Dyah berharap bisa menjadi penyambung lidah masyarakat desa dan memperjuangkan nasib mereka. Dukungan untuk menjaga amanah masyarakat itu terus didapatnya dari keluarga. Tak henti-hentinya keluarganya mengingatkan untuk dapat menjaga kepercayaan masyarakat.

"Banyak wejangan setiap ketemu saudara, pasti diomongin. Mereka ingin saya amanah mengemban tugas ini, istiqomah dan menjaga nama baik keluarga, karena sekarang saya bukan hanya milik keluarga," tegasnya

20/02/14

Rusia: Peran Indonesia Penting Bagi Perdamaian Suriah



IVAnews - Pemerintah Rusia mengapresiasi peran Indonesia dalam mewujudkan perdamaian di Suriah. Salah satunya adalah keikutsertaan Indonesia dalam perundingan damai kedua kubu Suriah di Montreaux, Swiss bulan lalu.

Demikian disampaikan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Y. Galuzin, di Jakarta, Senin 10 Februari 2014. Dia mengatakan bahwa pemerintah Rusia sepakat atas pernyataan Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa yang menegaskan bahwa konflik Suriah harus dihentikan melalui solusi diplomatis.

"Peran Indonesia sangat besar karena Indonesia sebagai negara Muslim terbesar sangat penghargaan yang besar terhadap upaya komunitas internasional soal Suriah," kata Galuzin.

"Presiden Indonesia dan Menlu marty berbicara soal solusi diplomatik menyelesaikan konflik dengan damai, gencatan senjata dan penyelesaian secepatnya pengungsi Suriah," lanjutnya lagi.

Galuzin mengatakan bahwa sikap Indonesia ini sesuai dengan kebijakan Rusia. Sejak lama, Rusia telah vokal jika berurusan dengan konflik di Suriah. Bersama China, Rusia beberapa kali melayangkan veto pada resolusi Dewan Keamanan PBB soal Suriah.
Tiga Solusi
Menlu Marty, yang ikut serta dalam perundingan Suriah akhir bulan lalu menegaskan ada tiga solusi yang harus diambil di Suriah. Pertama, konflik di Suriah tidak dapat selesai dengan solusi militer, harus dengan jalur politis.

Kedua, kekerasan bersenjata harus dihentikan, dan ketiga, bantuan kemanusiaan harus dapat disalurkan kepada kalangan sipil yang sangat memerlukannya.

Walaupun belum menemui titik terang, namun perundingan kedua kubu di Suriah disebut-sebut cukup memuaskan. Salah satu hasil perundingan kedua ini adalah diperbolehkannya warga kota di Homs untuk keluar setelah terjebak pertempuran beberapa bulan terakhir.

Namun, konflik sepertinya masih akan terus pecah jika Bashar al-Assad tidak segera turun. Oposisi bersikeras, salah satu persyaratan damai adalah lengsernya Assad. Mereka mengatakan, Assad yang diktator menggunakan tentara untuk membunuhi warganya. 

Nuklir Indonesia

www.infonuklir.com/nuklirindonesia

Metrotvnews.com, Surabaya: Indonesia sekarang dikepung 45 reaktor nuklir baru di berbagai negara yakni China berencana membangun 29 reaktor nuklir, Jepang 2 reaktor, India 7 reaktor, Korea 4 reaktor, Vietnam 3 reaktor, dan Malaysia 1 reaktor. Padahal, China, India, Jepang, dan Korea sudah memiliki reaktor lama.

Itu disampaikan Dubes RI untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional yang berkedudukan di Jenewa, Triyono Wibowo. "Karena itu, Indonesia sudah layak mengembangkan iptek nuklir. Untuk itu, perlu adanya hukum nuklir agar pengembangan iptek nuklir menjadi sesuatu ketentuan yang ketat," katanya di Rektorat Unair Surabaya, Jawa Timur, Jumat (11/10).

Menurut Triyono, kalau negara lain akan mengembangkan nuklir sudah diprotes internasional, tapi Indonesia belum berbuat sudah didukung untuk mengembangkan teknologi nuklir. Indonesia sudah memiliki sejumlah pakar nuklir yang melakukan riset di Yogyakarta, Bandung, dan Serpong sejak 1964.

"Jadi, soal kepakaran, kita sudah cukup. Tinggal aplikasi saja yang menunggu sikap pemerintah. Yang jelas kebutuhan energi akan mengalami kenaikan pada 2013. Bahkan, cadangan minyak dunia tinggal 4 miliar barel yang akan habis dalam 12 tahun lagi (2025)," katanya. (Ant)

Kini Dunia saat ini dunia sedang gencar untuk menciptakan berbagai jenis energy alternative yang tengah dikembangkan misalnya sumber energy surya, angin, air, laut, dan biogas. Indonesia sendiri sebenarnya masih memiliki sumber energi yang begitu banyak, saya mengutip dari indocropcircles.wordpress.com bahwa Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti Muhammad Hatta, MS dan Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional Prof. Dr. Djarot S Wisnubroto mengunjungi Sintang Kalimantan Barat, pada awal Mei 2013 lalu guna meninjau potensi uranium di Kabupaten Melawi Kalimantan Barat. 

Ternyata di Kabupaten Melawi memiliki Potensi uranium terbesar di Indonesia dan sudah dilakukan ekplorasi sejak tahun 1974. Dikutip dari blognuklir.wordpress.com Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Kalimantan Barat Fathan A Rasyid kepada wartawan menyatakan bahwa cadangan uranium Kalbar bisa digunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir selama 150 tahun. Diperkirakan, Kalbar memiliki 25.000 ton uranium yang tersebar di sekitar Kabupaten Melawi dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) memperkirakan terdapat cadangan 70.000 ton Uranium di Indonesia, itu berarti seharusnya Indonesia tidak akan takut dengan krisis energi dunia, karena di bumi pertiwi ini begitu banyak sumber energy yang masih belum dimanfaatkan.

Banyaknya kandungan uranium yang ada di Indonesia yang menjadi bahan dasar Nuklir merupakan salah satu energi alternatif untuk kebutuhan energi Indonesia yaitu dengan membangun atau membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Inilah salah satu bukti bahwa Indonesia begitu kaya akan sumber daya alamnya, malangnya kekayaan SDA itu banyak yang menjadi bumerang bagi Indonesia sendiri, kekayaan yang tidak bisa dinikmati sepenuhnya oleh rakyat Indonesia. Masih banyak Negara-negara luar yang mengambil alih sumber daya alam Indonesia, dan kita harus menggigit jari melihat SDA kita dikeruk habis yang kemudian menimbulkan derita bagi rakyat Indonesia. Jangan sampai kekayaan energi nuklir yang ada di bumi borneo mengalami nasib serupa dengan nasib emas dan perak di Papua. Selamatkan Indonesia dari krisis energy dan para kapitalis yang hanya membuat rakyat kita menderita, “jangan takut Indonesia punya nuklir”

Merdeka.com - Indonesia, di samping sebagai negara terbesar dalam organisasi negara-negara Asia Tenggara (ASEAN), juga merupakan negara dengan teknologi nuklir paling maju.

Hal itu dikatakan anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Muhammad Najib di sela Seminar Maintaining a Southeast Asia Free of Nuclear Weapons di Jakarta, Selasa (12/2).

Najib mengatakan Indonesia saat ini sudah memiliki tiga reaktor nuklir. "Yang pertama didirikan itu di Bandung, lalu Kartini di Yogya, dan di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknolog (Puspiptek)," kata dia.

Teknologi nuklir yang dimiliki Indonesia saat ini, kata dia, sudah mampu menghasilkan bibit-bibit tanaman baru dan obat-obatan.

Indonesia juga sudah berhasil mempengaruhi ASEAN supaya menjadi kawasan bebas senjata nuklir. Langkah itu mendapat apresiasi dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Selain itu, lanjut dia, baik pemerintah maupun DPR sudah memutuskan Indonesia tidak akan mengembangkan kemampuan teknologi nuklir untuk membuat senjata nuklir. "Kita hanya mengembangkan untuk tujuan damai seperti energi, kesehatan, pertanian, peternakan atau hal lain yang bermanfaat bagi manusia dan kemanusiaan," jelas Najib.

Persenjataan RI buatan dalam Negeri

musya1.blogspot.com"

" Indonesia merupakan sebuah negara kepuluan dan merupakan negara kepulauan terbesar ke 2 setelah Republik Finlandia (http://indooneesia.blogspot.com/2013/03/10-negara-dengan-pulau-terbanyak.htmlttp:="">
om/"> ), oleh karena itu Indonesia harus mempunyai kekuatan untuk mempertahankan pulau-pulau tersebut dari serangan luar, baik sekarang maupun untuk masa depan, terutama negara-negara tetangganya. "

Karena Sejak jaman kerajaan Inggris, Indonesia sudah berselisih dengan negara-negara tetangganya, hingga saat ini gangguan tersebut masih terus terjadi dan akan terus terjadi jika Indonesia tidak memperkuat diri"

" Kekuatan untuk mempertahankan negara tersebut sampai saat ini banyak yang didapat dari negara lain alias Impor, dan jika ini terus berlanjut akan memungkinkan kalau Indonesia tidak akan mampu mengimbangi kekuatan musuh yang ingin mencaplok negara ini, karena anggaran untuk mendatangkan kekuatan/teknologi militer sangat besar. Sehingga ini mendorong seluruh elemen anak bangsa untuk melakukan perubahan, terutama dalam pertahanan militer/alutsista TNI "


"Sebagai bangsa yang besar Indonesia sudah mampu membangun alat utama sistem persenjataan (Alutsista) yang tidak kalah dengan bangsa lain. Ada beberapa karya anak bangsa yang dapat diandalkan baik yang sudah diciptakan maupun yang masih dalam pengembangan  seperti (Rantis, tank, pesawat tempur, helikopter serang, senjata, roket, dll.